21 Desember 2016 | 12:51:00 WIB
Perajin Anyaman Bambu Asal Bandung Tembus Pasar Eropa
BANDUNG,  Masih ingat dengan yang namanya boboko ( tempat menyimpan nasi)  dan hihid (k
Sebelumnya
18 Mei 2015 | 04:58:00 WIB
Uang Logam Dikreasi Jadi Mahar Pernikahan Unik
BANDUNG.- Bermula dari impian memiliki kemasan mahar pernikahan yang unik dan belum pernah ada sebelumnya, Owner Oenique
14 Mei 2015 | 02:31:00 WIB
Sejumlah Vendor Wedding Tawarkan Paket Promo dalam BTW 2015 di Pusdai
BANDUNG.- Sekitar 84 vendor dan 112 stand wedding yang terdiri dari Wedding Organizer, Photografy, Fashion dan Rias Peng
11 Mei 2015 | 04:16:00 WIB
Mau Pesen Pempek Thomas Djorghi? follow ke twitter @pempektanliz atau instagram pempektanliz
SEJUMLAH selebriti dikenal terjun dalam kuliner. Namun jika tidak melihat sendiri, keraguan tentu masih ada dibenak piki
11 Mei 2015 | 03:46:00 WIB
Celebrity Food Tenants Meriahkan Taste Market 3 di TSM Bandung
BANDUNG.- Lebih dari 100 tenant kuliner mulai dari pastry, dessert, Indonesian food hingga Japanese cuisine ramaikan aca
07 Mei 2015 | 03:55:00 WIB
Hijab & Craft Season Diharapkan Mendorong Bandung Jadi Trendsetter Hijab Nasional
BANDUNG.- Berbeda dengan festival hijab pada umumnya, acara Hijab & Craft season 2015 yang berlangsung di Graha Mang
21/12/2016 | 12:51:00 WIB

Perajin Anyaman Bambu Asal Bandung Tembus Pasar Eropa

BANDUNG,  Masih ingat dengan yang namanya boboko ( tempat menyimpan nasi)  dan hihid (kipas) ?. Anda warga Bandung atau orang sunda mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah tersebut.

Ya, produk yang dihasilkan dari anyaman bambu itu bisa dikatakan sudah jarang ditemukan. Mungkin karena kegunaannya sudah tidak dibutuhkan lagi di masyarakat seiring berkembangnya zaman dan teknologi. 
Namun, siapa sangka masih ada perajin anyaman bambu itu di Kota Bandung yang menyulapnya menjadi barang bernilai tinggi bahkan sampai go internasional. Bukan lagi dibuat boboko, hihid atau alat dapur lainnya, tapi kini bertransformasi menjadi perlengkapan lain seperti tas, dompet, rantang, baki, hantaran, keranjang cuci baju dan banyak lagi. Semua dikemas dengan design yang menarik. Buanda Craft namanya.

Anak pemilik Buanda Craft Andru Meda mengatakan produknya sudah menembus pasar eropa seperti Inggris, Belanda, Jerman dan Rusia. Produk yang dijual pun bervariasi harganya, mulai dari Rp 150 ribu sampai Rp 500 ribu.

Menurutnya, penjualan ke pasar eropa itu menggunakan sistem order bukan distribusi. “Tempat baju cucian harganya bisa sampai Rp 1 juta,” katanya saat ditemui Bandungupdate dalam acara Pelangi Nusantara 4 Craft Vaganza 2016 di Graha Manggala Siliwangi, Kamis (15/12).

Andru menuturkan produk-produk buatannya murni hasil inovasi alami. Tidak ada sedikitpun campuran bahan kimia. Misalnya, supaya mengkilap tidak menggunakan pernis melainkan dengan infra. “Untuk membuat lengkungan di sudut-sudut kami pakai teknik bakar. Jadi tidak ada sambungan,” ucapnya. (Fajar) ***

·       

 

KOMENTAR ANDA
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
mobile bandungupdate.com
facebook bandungupdate.com twitter bandungupdate.com rss bandungupdate.com